MANAGE YOUR TIME ENERGY BY EATING RIGHT

April 24, 2017 | NIRA

SCROLL TO READ

Tuntutan dunia terhadap manusia di zaman modern ini semakin tinggi. Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat, dunia pun bergerak sangat cepat, sehingga manusia juga dituntut untuk mengimbangi pergerakan dunia yang cepat itu. Sebelum terciptanya pesawat terbang komersial pada tahun 1949, diperlukan waktu berhari-hari untuk melakukan perjalanan ke belahan dunia lain. Dengan bantuan teknologi, pekerja dituntut untuk bisa menghasilkan pekerjaan berlipat-lipat dibanding puluhan tahun yang lalu.

Tentu saja kita sering sekali mendengar kalimat, “manage your time well”. Bukannya salah, hanya saja itu adalah pernyataan yang kurang tepat. Waktu bukanlah sesuatu yang bisa kita atur, karena waktu tidak pernah berubah. Kita semua tahu bahwa bumi selalu berputar pada rotasinya, dan 1 kali putaran bumi adalah 1 hari atau 24 jam. Lama bumi berputar dalam 1 hari tidak akan lebih dari 1,440 menit. Lalu bagaimana caranya kita mengatur waktu, sementara waktu tidak pernah berubah?

You can’t manage time. What you can is to manage your energy.

You can manage your energy by eating right so that you can meet all modern human demands. Managing your energy can be far easier than it sounds. Here are 5 tips that you can do:

Plan your meal ahead

Pernah merasakan lapar mata? Atau, bagi yang pernah menjalani puasa baik untuk beribadah ataupun tujuan kesehatan, sesaat sebelum berbuka, tentunya keinginan untuk berbuka puasa dengan berbagai jenis makanan terasa sangat menggiurkan. Ketika lapar, akan sangat mudah bagi kita untuk menginginkan makanan yang dapat “menghibur” lidah kita atau comfort food. Makanan jenis ini biasanya adalah makanan yang mengandung gula tinggi dan karbohidrat kompleks, atau yang tidak mudah diserap tubuh.  Banyak sekali kerugian dengan mengkonsumsi makanan jenis ini. Dengan merencanakan makanan yang akan kita santap sebelum kita lapar, kita dapat lebih mudah dan sadar memilih makanan yang lebih sehat.

 

Change your meal portion.

 

Portion is everything. Sebagai orang Indonesia, sejak kecil kita mengenal bahwa nasi adalah makanan pokok bangsa ini. Porsi nasi putih untuk 1 kali makan juga tidak tanggung-tanggung. 50 persen atau lebih untuk nasi putih, 25 persen protein dan 25 persen serat atau sayur-sayuran. Banyak alasan eksternal dan internal yang terjadi sepanjang sejarah bangsa kita yang membuat nasi menjadi makanan pokok kita. Namun seiring dengan perkembangan zaman, ditemukan juga banyak fakta bahwa nasi putih tidak sepenuhnya baik bagi tubuh. Salah satunya adalah fakta bahwa beras putih dalam proses penggilingan dan polishing menghancurkan 67 persen vitamin B3, 80 persen vitamin B1, 90 persen vitamin B6, setengah kandungan mangan dan fosfor, 60 persen zat besi, semua serat makanan dan asam lemak esensial. So what does that leave you? Yes, sugar. Untuk alternatif nasi yang lebih sehat, bisa diganti dengan nasi merah atau coklat, atau pilihan karbohidrat lainnya seperti gandum atau ubi-ubian. Untuk porsinya? 25 persen untuk karbohidrat, 25 persen protein dan 50 persen sayuran atau serat.

 

When not well, eat only good food.

 

Pada saat badan tidak prima, sistem kekebalan tubuh manusia menurun. Pada saat ini, justru dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang sehat. Mengapa? Karena pada saat sistem kekebalan tubuh kita menurun, semua fungsi organ tubuh pun menurun performanya, termasuk sistem pencernaan. Makanan yang baik atau sehat seperti sayuran dan buah adalah makanan yang lebih mudah dicerna oleh tubuh. Sementara junk food adalah makanan yang lebih sulit dicerna oleh tubuh. Bayangkan saja apabila sistem pencernaan kita sedang menurun performanya, lalu kita isi dengan jenis makanan yang sulit dicerna, pencernaan akan bekerja sangat keras untuk itu. Selain itu, pada saat tubuh tidak prima, justru tubuh membutuhkan nutrisi baik yang banyak terdapat pada sayuran, buah dan makanan yang tidak melalui banyak proses dan bebas pengawet serta bahan kimia lainnya.

 

Have junk food when you’re in a perfectly healthy condition.

 

Sebaliknya, ketika kita sedang dalam kondisi prima, baik secara jasmani, maupun emosi, semua organ dalam tubuh pun bekerja secara maksimal. Ini adalah saat yang tepat untuk memanjakan lidah dengan berbagai makanan yang sangat memuaskan lidah kita.

 

Listen to your body.

 

Tubuh kita adalah mesin tercanggih yang pernah tercipta sepanjang masa. Tubuh kita begitu pintar sehingga dia akan mengirimkan sinyal apabila terjadi sesuatu di luar kebiasaan. Apabila kita kurang istirahat atau tidur, akan ada rasa nyeri pada otot-otot atau persendian. Apabila tubuh kekurangan asupan makanan, kita akan merasa pusing, lemas atau nyeri pada perut. Apabila virus memasuki tubuh, suhu tubuh otomatis akan naik untuk memerangi virus tersebut, atau yang sering kita kenal sebagai demam. Biasakan untuk mengindahkan sinyal-sinyal yang dikirim oleh tubuh ini. Apabila otot-otot terasa nyeri, berhenti bekerja dan istirahatlah. Apabila kepala pusing, segera cek jam berapa terakhir makan, cukupkah asupan air putih dalam hari itu. Kebiasaan membiarkan sinyal-sinyal yang dikirimkan oleh tubuh dapat menuntun ke masalah kesehatan yang lebih kompleks.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dimaksudkan untuk mencapai hal-hal baik bagi manusia, dunia dan isinya.

Let’s do the same for our body, treat it well, for a better and healthier us.