Big x Slow = Death

October 26, 2015 | RENE

SCROLL TO READ

Tempo hari saya beruntung diundang oleh guru, mentor dan sa-habat keren @HandryGE untuk menghadiri perhelatan istimewa yang me
nampilkan orang istimewa Jeff R. Immelt – CEO dan Chairman General Electric (GE) Global. Istimewa karena GE sebagai organisasi multinasional sudah beroperasi dua kali lebih lama dibandingkan Indonesia merdeka. Apa hal-hal keren lain tentang perusahaan yang dirintis oleh Thomas Edison ini? Banyak. Dua karyawan mereka pernah tercatat sebagai penerima penghargaan nobel. Mereka juga termasuk dalam segelintir 12% perusahaan yang secara konsisten terus tercatat pada daftar Fortune500 sejak 1955. Kehadiran GE pada di seluruh dunia melayani beragam industri menjadikan mereka salah satu usaha konglomerat terbesar di dunia. Ini pencapaian dahsyat dan patut menjadi pelajaran bagi semua organisasi. Bagaimana mereka bisa tetap relevan – dan berjaya – sepanjang masa? Bagaimana GE mengambil keputusan-keputusan bisnis? Bagaimana mereka menata organisasi dan menumbuhkembangkan setiap orang yang tergabung didalamnya? Paling tidak itu pertanyaan-pertanyaan yang terlindas dalam benak saya.

Jeff Immelt figur istimewa karena menggantikan CEO legendaris GE sebelumnya, Jack Welch. Lebih menarik lagi, Jeff melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan GE tepat 4 hari sebelum peristiwa 911 menimpa Amerika Serikat yang gemanya masih terus terjadi hingga sekarang. Perawakan yang tinggi besar tidak tampak mengintimidasi, justru sebaliknya, Jeff tampak rileks, informal dan bersahabat. Semua perkataannya malam itu sangat layak menjadi pertimbangan dan bahan pembahasan, Namum pesan terpenting yang saya tangkap adalah ini: Perubahan itu nyata, semakin cepat dan tidak terduga. Jika ada satu hal yang bisa memastikan organ-isasi tetap relavan – dan bertumbuh kembang maka hal tersebut adalah orang-orang yang relevan yang terus bertumbuh kembang (baca: relevant people) – dan interaksi diantara mereka (baca: cul-ture).

No organization can stay contemporary for long – Jeff Immelt. Se-but 10 hal yang telah mengubah dunia? Apapun jawaban anda,
tidak satupun dari hal tersebut pernah diprediksi sebelumnya. @HandryGE mengungkap kalimat ini saat memperkenalkan Jeff
Immelt tempo hari. Prediksi tentang masa depan yang masih ber-jejak pada masa kini atau masa lampau hampir selalu salah besar. Terhitung sejak penemuan listrik, internet, telepon hingga the internet of things, digital industrial hingga teknologi nano. Tidak ada pakar masa depan karena tidak satupun manusia pernah hidup di masa depan.

Big x slow = death. Semakin besar organisasi lazimnya ditandai dengan interaksi yang semakin formal, tata kerja yang semakin birokratis dan … lamban. Jeff menyampaikan bahwa tantangan terbesar adalah bagaimana menjadikan besaran – dan keberagaman organisasi sebagai keunggulan. Selain itu, bagaimana memastikan kelaziman pembesaran yang senantiasa diikuti dengan perlambatan tidak terjadi pada GE. Hampir semua organisasi yang terlempar dari Fortune500 – ataupun perusahaan besar yang mendadak jadi tidak relevan mengikuti perubahan zaman – gagal menyiasati hal ini.

Build ecosystem and the numbers shall follow. Jeff Immelt menye-but beberapa hal fundamental yang harus diterima para pemimpin organisasi masa depan sebagai berikut:

1. No control & empowerment. Kontrol sepenuhnya adalah ilusi. Hal terbaik adalah memperdayakan setiap orang dalam organisasi untuk mengambil keputusan-keputusan terbaik untuk organisasi.
2. Leaner management. Struktur organisasi raksasa sudah tidak lagi relevan. Semakin tipis lapisan dalam organisasi semakin baik. Berdaya team untuk mengambil peran penuh dalam project-project yang dijalankan organisasi.
3. Speed & pivoting. Kecepatan merespon dinamika pasar dan kompetisi menjadi ujung tombak pergerakan organisasi. Pivot atas keputusan terdahulu sangat lazim bahkan dianjurkan untuk kebaikan organisasi.
4. Democratizing information. Arus informasi didalam organisasi tidak boleh terhambat dan harus mengalir dengan deras. Keputusan terbaik butuh kelengkapan informasi.
5. Do fewer things with greater intensity. Pada level individu, hal terpenting saat ini bukan untuk mengerjakan segala hal. Sebaliknya, setiap individu sedapat mungkin mengerjakan lebih sedikit namun dengan intensitas lebih dalam.

Tulisan ini saya tutup dengan menyitir kalimat dari Jack Welch: “If the rate of change on the outside exceeds the rate of change on the inside, the end is near”

Colek kami di twitter: @ImpactFactoryID
Photo: #JeffImmelt by @ReneCC